Monday, 15 August 2016

Gajet mempengaruhi nilai keperibadian institusi keluarga

PENGENALAN

              Pengaruh gadget terhadap institusi keluarga akan serba sedikit terjejas. Matlamat ringkasan ini adalah untuk mengetahui pengaruh gadget terhadap institusi keluarga serta mengetahui bagaimana cara untuk mencegah pengaruh buruk. Gadget adalah sebuah perangkat elektronik kecil yang memiliki teknologi pada masa kini. Dan setiap hari teknologi pada masa kini sering muncul dengan perkara baru. Teknologi jelas mempengaruhi perkembangan anak anak. Kerana sebuah perangkat teknologi merupakan media pembelajaran yang sangat efektif. Kerana kemajuan teknologi juga dapat membantu daya kreativiti anak , jika pemanfaatnya diimbangi dengan interaksi dengan lingkungan sekitarnya dengan terlalu membebaskan anak dibawah umur menggunakan teknologi yang terlalu canggih seperti gadget maka itu dapat mengubah perilaku seorang anak , untuk itu peranan orang tua sangat penting dalam institusi keluarga.

PENDAHULUAN

Tidak dapat dijika lagi bahawa sekarang teknologi telah berkembang kian pesatnya. Teknologi diciptakan untuk mempermudah urusan manusia. Berbagai macam jenis teknologi yang tidak terhitung jumlahnya dapat kita jumpai di zaman yang moden ini. Salah satu contoh teknologi yang sangat popular adalah gadget. Setiap orang menggunakan gadget dengan teknologi yang moden seperti televisyen , telepon bimbit , komputer , tablet , smart phone dan lain-lain. Gadget ini dapat ditemui dimanapun , baik pada orang dewasa maupun anak-anak. Anak-anak kini telah menjadi konsumen aktif dimana banyak produk-produk elektronik dan gadget yang menjadikan anak-anak sebagai target pasaran mereka.

ISI PENTING
      
         Perubahan perilaku hubungan berkeluarga dewasa ini telah menjangkit bahkan sejak anak-anak masih bayi. Hal ini terlihat dari hasil kajian yang menemukan perincian teknologi mempengaruhi pola pengasuhan. Sekitar dua per tiga orang tua menghibur anak-anak mereka dengan perincian teknologi. Namun, lebih dari setengah orang tua merasa prihatin atas banyak waktu yang anak mereka habiskan bersama perangkat teknologi.

Kemudian, sekiar 35 % orang tua mengaku tidak tahu bagaimana anak-anak menggunakan gajet yang ditempatkan di ruangan mereka. Orang tua pun khawatir mereka tidak dapat menbendung penggunaan teknologi anak-anak mereka.

Fakta hasil kajian tersebut juga memperlihatkan bahwa perubahan perilaku anak-anak karana teknologi memiliki kurangnya keteladanan. Sekitar 30 % anak-anak mengklaim orang tua memberikan contoh buruk dalam penggunaan teknologi. Misalnya, rata-rata orang tua menghabiskan waktu tiga jam sehari untuk menonton televisyen.

Hasil kajian menjadi pembenaran fenomena perubahan pola sosialiasasi manusia karena teknologi. Orang tua perlu mengajarkan sejak dini pada anak-anak mereka tentang penggunaan perincian teknologi. Jika tidak, jangan-jangan masa depan akan menjadi seperti di dalam filem “Wall E”: manusia kelak akan lumpuh karana segala aktivita nya telah tergantikan oleh teknologi.

Terdapat kesan negatif dan positif pada setiap sudut pandangan masyarakat tentang penggunaan gajet pada masa kini. kebaikan dari penggunaan gadget yang paling utama adalah kita dapat dengan mudah mengetahui informasi dimana mana melalui internet dengan hanya membawa benda yang simple dan tidak ribet. Dan yang kedua adalah kita dapat berkomunikasi dengan keluarga, teman atau kerabat dari jarak yang jauh, bahkan bisa bertatap muka melalui aplikasi yang sudah ada di gadget tersebut.yang terakhir juga kita dapat menghibur diri dengan permainan atau game yang sudah ada di gadget tersebut atau bisa juga dengan mendownloadnya bila gamenya belum ada di gadget.

Keburukan dari penggunaan gadget yang pertama adalah bila kita berlama lama di depan layar gadget, mata kita akan terkena sinar ultraviolet yang dapat merusak mata yang akan menyebabkan kelainan pada organ mata, seperti mata minus yaitu kelainan mata tidak bisa melihat benda jauh, yang akhirnya harus dibantu dengan kacamata berlensa cekung.Yang kedua adalah tubuh kita akan terkena radiasi yang semakin menumpuk dan bisa merusak organ tubuh, sama seperti radiasi nuklir. Radiasi dari beberapa gadget dapat membuat suatu benda terbakar atau termasuk, karena itu di SPBU dilarang menyalakan handphone/gadget, karena akan menimbulkan radiasi yang akan menyambar bensin dan jadi terbakar. Yang ketiga adalah para remaja, anak-anak dan orang lain akan mudah membuka situs-situs pornografi yang menyebabkan para remaja/anak-anak akan terjerumus ke dalam lingkungan yang tidak baik yang akhirnya banyak terjadi pemerkosaan dan seks bebas yang dilakukan oleh para remaja, anak-anak sekarang ini, dan tentunya akan merusak moral remaja/anak-anak. Karena itulah belum sewajarnya anak-anak sudah diperbolehkan mempunyai gadget.

KESIMPULAN DAN SARANAN

Kesimpulan yang dapat saya ambil adalah arus globalisasi yang tidak terkawal menyebabkan terjadinya perkembangan teknologi yang sangat signifikan. Manusia di zaman sekarang hidup di masa yang serba canggih. Dengan semakin tingginya ilmu pengetahuan yang ada, menuntut setiap manusia untuk mengimbangi hidup di antara perkembangan teknologi itu sendiri. Segala macam keuntungan yang diberikan teknologi memaksa manusia untuk mahu tidak mahu memilikinya. Dengan semakin canggihnya teknologi juga merubah pola pikir manusia menjadi serba infektif.

Dalam kehidupan sehari, tidak sedikit kita melihat manusia dimanapun tak lepas dari gadgetnya. Hampir semua manusia di dunia ini memilikinya. Mulai dari anak-anak yang masih bersekolah di Sekolah Dasar sampai orang yang sudah lanjut usia juga memiliki gadget. Hidup manusia sekarang ini tidak terlepas dari gadget. Apalagi kecanggihan yang ditawarkan gadget sekarang ini semakin bertambah dan sangat cepat perkembangannya membuat gadget sudah menjadi kebutuhan primer manusia.

Banyak dampak positif yang didapat dari penggunaan gadget, seperti menjadikan komunikasi menjadi lebih mudah dan praktik dari segi komunikasi, menambah banyak kawan dari segi sosial, dan juga menambah wawasan dan ilmu pengetahuan dari segi pendidikan.

Gadget juga memberikan dampak negatif seperti pada dapat menyebabkan kerabunan, memudahkan rasa nasionalisme, menjadikan manusia menjadi apatis, sampai maraknya penipuan dan ketidakstabilan kondisi ekonomi keluarga akibat keinginan memiliki gadget.

Saran yang dapat saya berikan adalah Kita sebagai manusia yang beradab dan berpendidikan, harus memanfaatkan gadget dengan sebaik-baiknya. Gadget hanyalah suatu alat yang memudahkan kita dalam melakukan sesuatu, bukanlah sebuah alat yang harus kita junjung tinggi. Kita harus memilih mana keperluan yang paling penting bagi kita. Kita juga harus menilai suatu hal berdasarkan fungsionalisme nya bukan berdasarkan trend atau gengsinya. Kita harus tetap waspada pada perkembangan gadget, nikmatilah perkembangannya, jangan menerapkan paham konsumerisme dan pilih-pilihlah mana jenis gadget yang benar-benar kita perlukan, dan tetaplah menjaga komunikasi secara langsung dengan sesama manusia. Ini hidup kita, kitalah yang harus menjaganya, tempatkanlah sesuatu pada tempatnya. Semua tergantung pada kita sebagai manusia bagaimana menyikapi perkembangan gadget yang ada. Sehingga dampak positif dari gadget tersebut akan lebih menonjol daripada dampak negatifnya. Jadilah manusia yang tepat dalam menentukan skala prioritas keperluan kita sehingga menjadi manusia yang lebih berkualiti pada masa hadapan.

No comments:

Post a Comment